Cara Menghitung Modal Usaha Makanan

2 min read

Cara Menghitung Modal Usaha Makanan

Cara Menghitung Modal Usaha Makanan – Untuk memulai suatu usaha pastinya harus difikirkan dan dikelola dengan baik dan matang agar dikemudian tidak mendapatkan kerugian. Apalagi bisnis dibidang kuliner, menghitung modal suatu usaha makanan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan dan dilakukan. Walaupun pada dasarnya setiap pebisnis pasti ada waktunya merasakan jatuh bangun dalam merintis dan mengembangkan usahanya. Adakalanya dibawah yaitu mendapat kerugian dan adakalanya diatas dengan mendapatkan berlipat keuntungan. Itu merupakan hal wajar dan umum dirasakan oleh para pebisnis.

Meskipun begitu anda sebagai pebisnis harus memiliki strategi yang baik jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama atau mengalami kerugian berkali-kali. Salah satu hal penting harus dikelola dengan baik yaitu berkenaan dengan keuangan atau modal. Bisnis kuliner seolah tidak pernah ada matinya dipasaran, karena memang merupakan salah satu kebutuh pokok bagi masyarakat.

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara menghitung modal usaha makanan, anda juga perlu mengetahui Tingkat Kepentingan Modal Awal Untuk Usaha Kuliner. Modal mejadi unsur yang paling penting dalam menjalankan suatu bisnis. Perlu strategi khusus dan tidak sembarangan dalam mengelola perencanaannya. Dimulai dari perolehan sumber, pembagian penggunaan hingga perputaran uang untuk membuat bisnis terus berkembang harus direncanakan sebaik mungkin,

Anda dapat meminimalisir resiko bisnis dengan menghitung modal usaha dengan baik. Dengan diawali langkah yang tepat makan arus modal akan lancar dan bisnis anda akan semakin berkembang dengan baik. Bagi anda yang masih bertanya-tanya. Bagaimana cara menghitung modal usaha makanan ? mari simak ulasan berikut:

Menghitung Modal Usaha Makanan

Perhatikan hal-hal berikut saat anda ingin melakukan sebuah perencanaan berkaitan dengan modal usaha makanan atau usaha dibidang kuliner:

1. Membuat Daftar Pengadaan

Langkah pertama anda perlu membuat daftar pengadaan barang atau alat yang dibutuhkan sebagai investasi keberlangsungan bisnis kuliner anda. Contohnya seperti peralatan masak, meja kursi pengunjung, dan lain-lain. Tulis seluruh peralatan atau barang yang dibutuhkan dan harus dibeli. Untuk meminimalisir pengeluaran gunakanlah terlebih dahulu barang-barang yang sudah anda miliki untuk dapat digunakan menjalankan usaha makanan yang anda rencanakan. Tetapi hal ini tidak bisa dilakukan sebagai alternatif jika anda ingin membangun sebuah usaha atau bisnis yang besar.

2. Menghitung Biaya Makanan

Langkah kedua hitunglah biaya bahan-bahan makanan yang diperlukan untuk usaha kuliner anda. Semua biaya yang diperlukan tergantung dengan sang pemilik usaha kuliner tersebut. Apakah ingin menggunakan bahan-bahan dengan kualitas terbaik atau menggunakan bahan-bahan dengan kualitas standar. Untuk itu maka carilah bahan-bahan makanan dengan kualitas yang baik tetapi dengan harga yang terjangkau. Anda bisa membelinya dari grosir ataupun dari tangan orang pertama.

3. Kalkulasikan Biaya Operasional

Biaya operasional merupakan salah satu biaya pokok yang tidak boleh anda lupakan. Biaya operasional meliputi biaya pembayaran air, listrik, sewa toko, perbaikan alat-alat dan lain sebagainya. Banyak pebisnis yang menggabungkan biaya operasional tersebut dengan biaya bahan makanan. Tetapi juga ada beberapa yang membedakannya.

4. Asumsikan Gaji Karyawan

Komponen ini tidak berlaku jika anda menjalankan usaha anda dengan keluarga tanpa membutuhkan pegawai ataupun karyawan untuk mengelola usaha kuliner anda. Tapi jika anda memiliki pegawai atau karyawan perhitungan gaji harus anda masukan ke modal awal. Walau mungkin pegawai yang anda miliki tidak begitu banyak hanya sekitar satu atau dua orang tetap saja ini adalah beban biaya yang harus dan wajib anda penuhi. Cara menentukan gaji juga beragam, ada yang disamakan dengan pebisnis serupa ada pula yang mengikuti gaji UMR (Upah Minimum Region) sesuai dengan daerah masing-masing.

5. Siapkan biaya Promosi dan Biaya Tak Terduga Lainnya

Mungkin bagi beberapa orang biaya promosi tidak begitu penting tetapi sebenarnya tetap harus dikalkulasikan meskipun sekecil apapun. Yang termasuk kedalam biaya promosi yaitu pembuatan flyer, potongan harga atau diskon, desain iklan untuk media sosial dan lain sebagainya. Selain itu tidak ada salahnya jika anda juga mempersiapkan dana tak terduga untuk kepentingan lainnya yang bisa saja datang sewaktu-waktu atau sebagai kebutuhan yang mendesak. Jumlahnya tidak terlalu besar yang terpenting tersedia untuk antisipasi diawal.

Baja Juga : Jualan Makanan Dengan Modal 20, Apakah Bisa ?

Kesimpulan

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan dan cara yang dapat anda gunakan untuk menghitung modal usaha makanan atau bisnis kuliner. Cara yang simple dan cukup mudah baik bagi anda yang ingin membuat usaha kecil-kecilan dirumah ataupun bisnis kuliner yang tidak begitu besar perhitungan modal harus dilakukan dengan baik. Semoga bermanfaat. . .

Cara Daftar InDriver Motor

barokindo
2 min read

Modal Usaha Air Minum Kemasan

Modal Usaha Air Minum Kemasan – Jika anda ingin membuka usaha pabrik air minum kemasan sebetulnya membutuhkan modal yang tidak sedikit. Walau sebetulnya banyak...
barokindo
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.