Syarat Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI untuk Petani

2 min read

Syarat Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI untuk Petani

Syarat Kredit Usaha Rakyat – Ada banyak program cicilan yang diberikan oleh Bank BRI kepada para Nasabah. Dan salah satu program yang banyak diminati adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperuntukan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah ataupun UMKM. Usaha pertanian sangatlah krusial sebab dapat menopang perekonomian nasional dan mampu membuka lapangan pekerjaan ataupun peluang usaha untuk banyak orang khususnya didaerah perdesaan. Usaha pertanian juga sejatinya sudah termasuk kedalam hal pokok yang menjadi perhatian dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan bidang perekonomian adalah meningkatkan akses usaha tani dengan menyediakan sumber pembiayaan melalui KUR. Yang diberikan kepada individu, perorangan atau badan usaha yang mempunyai usaha produktif dan layak. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi solusi bagi para pelaku usaha yang memiliki modal terbatas untuk mengembangkan usahanya.

Sementara pada tahun 2021 pemerintah memutuskan untuk menambah plafon KUR yang sebelumnya Rp 253 Triliun menjadi Rp 285 Triliun. Pemerintah meningkatkan plafon tersebut sebagai respon atas antusias pelaku UMKM yang tinggi akan kehadiran KUR dengan suku bunga rendah dan juga sebagai harapan pemulihan usaha.

Ada beberapa Bank yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan KUR salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Bagi anda para petani ini menjadi peluang modal usaha yang bisa sangat membantu. Namun pastinya ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mengajukan KUR. Berikut syarat dan tata cara mengajukan KUR BRI untuk para petani:

1. Syarat Kredit Usaha Rakyat Untuk Petani

Sebelum anda mengajukan pinjaman KUR petani alangkah lebih baik jika mengetahui persyaratan yang harus anda penuhi untuk dapat mengajukan pinjaman tersebut. Syarat ini sangat berbeda dengan jenis pinjaman lainnya, anda harus menunjukan bahwa anda adalah seorang petani. Adapun Syarat tersebut yaitu:

  • Individu atau perorangan yang memiliki usaha layak dan produktif
  • Usaha yang dimiliki harus aktif minimal 6 bulan
  • Wajib memenuhi persyaratan dokumen seperti Kartu Keluarga, Surat Izin Usaha dan KTP
  • Tidak memiliki tanggungan kredit dari perbankan lain, terkecuali kredit konsumtif seperti Kartu Kredit, KPR dan KKB
  • Menyiapkan jaminan sesuai ketentuan Bank misalnya BPKB atau sertifikat tanah
  • Pastikan syarat-syarat diatas sudah lebih dulu anda siapkan supaya mempermudah proses peminjaman KUR petani yang akan anda lakukan.

2. Ketentuan KUR Mikro Bank BRI

Selain adanya syarat-syarat yang harus anda penuhi pastinya juga akan ada beberapa ketentuan yang berlaku mengenai KUR BRI Mikro. Ketentuan tersebut meliputi administrasi, pinjaman, bunga dan beberapa hal penting lainnya antara lain:

  • Adanya batas maksimal kredit bagi setiap debitur sebesar 25 juta dan saat ini sudah memasuki angka 50 juta.
  • Suku bunga yang berlaku sekitar 6% per tahun atau setara dengan 0,41% flat per bulan.
  • Tidak ada biaya administrasi dan provisi
  • Waktu tenor maksimal 3 tahun untuk Kredit Modul Kerja dan waktu tenor maksimal 5 tahun untuk Kredit Investasi

Itulah beberapa ketentuan terkait KUR Mikro Bank BRI. Dengan mengetahui ketentuan di atas semoga dapat menjadikan anda lebih paham tentan KUR mikro bank BRI.

3. Cara mengajukan KUR BRI

Jika anda sudah memenuhi syarat dan memahami ketentuan diatas, maka anda sudah bisa mengajukan pinjaman KUR BRI sesuai dengan kebutuhan anda. Semua dokumen sebaiknya anda siapkan dengan teliti tanpa ada yang tertinggal sehingga proses pengajuan KUR bisa berjalan dengan lancar. Cara mengajukan KUR BRI adalah sebagai berikut:

  1.  Kunjungi kantor cabang BRI terdekat
  2. Ambil nomor antrian pada bagian Custumer Service
  3. Setelah nomor antrian anda dipanggil sampaikan tujuan anda untuk mengajukan KUR
  4. Isi form aplikasi dan berkas yang diperlukan dan sertakan dokumen sesuai syarat dan ketentuan KUR BRI
  5. Serahkan Jaminan berpa BPKB ataupun sertifikat tanah
  6.  Setelah itu custumer service akan memproses pengajuan KUR dan melakukan uji kelayakan usaha calon debitur melalui survei ke lapangan
  7. Pengajuan akan disetujui jika usaha yang dijalankan sesuai dengan uji kelayakan
  8. Untuk proses pencairan dana KUR biasanya akan dikirim langsung ke rekening debitur setelah mendapat konfirmasi dari pihak BRI dalam kurun waktu 7-14 hari kerja sejak pihak BRI melakukan survei
  9. Setelah meneriama dana pencairan KUR gunakanlah dengan sebaik-baiknya. Dan pastinya anda harus melakukan kewajiban membayar angsuran setiap bulan dengan nilai pokok dan bunga sesuai ketentuan yang sudah disepakati.

Anda tidak perlu khawatir, karena KUR ini berbeda dengan jenis pinjaman lainnya. Dimana suku bunga dari KUR ini tergolong rendah. Suku bunga kur pada tahun 2019 hanya sebesar 7% dan ditahun 2021 hingga 2022 ini turun menjadi 6% saja per tahun.

Baca Juga : Tabel Angsuran Pinjaman 500 Juta di Bank BRI KUR Kecil

Kesimpulan Syarat Kredit Usaha Rakyat

Demikian cara mengajukan KUR BRI untuk Petani. Dengan adanya ulasan diatas semoga dapat membantu mempermudah para calon debitur untuk melakukan pinjaman KUR BRI. Gunakanlah dana KUR tersebut dengan sebaik-baiknya agar usaha pertanian yang anda jalankan bisa berkembang dengan baik dan mendapatkan hasil yang melimpah. Semoga bermandaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.